Benang merah dalam postingan kali ini mungkin bisa juga dimasukkan dalam kategori tip mencari tempat parkir atau apalah terserah pembaca dalam menyimpulkan.
Pernakah anda merasa tidak melakukan kesalahan tetapi tetep mendapat musibah…?
Yah inilah yang baru saja saya alami, mobil saya penyok dibagian depan tepatnya di atas roda sebelah kiri…begh…
ditubruk? saya ndak kerasa kapan orang/mobil lain nubruk bahkan seinget saya tidak ada satupun mobil/orang yang minta ijin kepada saya kalau kepingin nubruk…Dicium? ah..saya bener-bener tidak merasa kalau sudah dicium. waduh saya ngelanturnya kejauhan nie…back to topic deh..
Ringkas cerita, saya pada hari jum’at (after office hour deh) nengokin saudara yang sakit sekalian jemput Anak (Hasasiya, Hafuza) dan Bundannya di daerah Pluit berangkat habis maghrib cuman memang karena jalan tol macet banget karena dampak perbaikan arah tol tangerang saya sampai di lokasi sudah agak malam kurang lebih jam 10 malem. Saya pun langsung menemukan tempat parkir dengan mudah karena kebetulan parkir gratis, sakepenake dan semrawut yang diperuntukkan memang untuk warga. Secara parkir gratis faktor keamanannyapun sangat minim sekali bahkan bisa dikatakan tidak ada keamanan sama sekali kecuali keamanan yang dibawa oleh mobil kita sendiri seperti alarm, kunci stang saja. “Asumsi saya di lokasi inilah mobil saya kena”
Karena sudah malam saya pun tidak lama-lama di lokasi dan segera mengajak anak dan istri pulang, sampai proses ini saya belum mengetahui kalau bagian depan mobil saya sudah penyok karena kebetulan saya masuk langsung menuju pintu sopir. Saya mengetahui baru pagi harinya begitu masuk garasi mobil…treng…teng….begh…mendapatkan mobil sudah penyok lumayan parah.
Sambil sedikit menggumam” ya sudahlah ini adalah hadiah yang diberikan oleh-Nya untukku. Secara saya orang jawa, walaupun sudah kebagian penyok yang tak tahu penyebabnya saya tetap bilang bahwa saya masih beruntung, beruntung saya tidak kecelakaan, beruntung saya dan keluarga tidak ada kendala apapun, beruntung saya sudah ikut asuransi mobil ACA dan segudang keberuntungan lainnya yang tidak akan pernah cukup jika saya tuliskan di sini.
Nah terakhir pesan saya untuk para pembaca narmadi.net, atau bisa juga ini dijadikan sebuah tips dalam mencari tempat parkir, berhati-hatilan dalam mencari posisi parkir apalagi kalau tempat parkir tersebut gratis tingkatkan kehati-hatian Anda, agar Anda tidak mengalami musibah seperti yang sudah saya alami.
Dari kejadian diatas saya teringat pesannya mbah Glondong bahwa “Wong bener durung mesti Pener” jangan tanya artinya ya…agak sulit menggambarkannya…Silahkan di share jika anda punya pengalaman bahwa anda tidak merasa melakukkan kesalahan namun anda mendapatkan musibah.
9 Comments on “Begh.. Penyok kenapa Nie???”
You can track this conversation through its atom feed.

yang sabar dan hati hati ya mas
Posted on November 18, 2009 at 5:20 am. (Reply)
Itu namanya bukan TABRAK LARI Mas….
Tapi TUBRUK LARI….
====
Oh…bisa-bisa….he..he..he
Posted on November 18, 2009 at 2:24 am. (Reply)
waktu itu sayah pengalaman sama motor gede sayah. Kebetulan di menara Kadin kuningan ndak punya parkir buat motor gede. Parkirlah sayah di tempat motor. Pas mau pulang, motor sayah udah baret-baret dan dalam posisi mencium tembok…
====
Lumayan seneb ya mas…
Posted on November 11, 2009 at 2:13 am. (Reply)
====
Ditabrak sama kereta bakso mas…:D
Posted on November 10, 2009 at 1:09 pm. (Reply)
wakh.. turut prihatin nich mas…
====
Makasih mas….walah kok nyangkut di spam:D
Posted on November 10, 2009 at 10:19 am. (Reply)